Laporan Survei Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan kata lain, pendidikan pada dasarnya menyiapkan peserta didik untuk hidup pada era mendatang yang akan ditandai dengan perubahan dalam segala aspek termasuk perubahan teknologi yang begitu cepat. Dengan demikian, lembaga pendidikan tinggi harus merubah orientasinya yaitu dengan tidak hanya melatih peserta didiknya menguasai suatu ketrampilan, tetapi lebih dari itu juga harus menyiapkan mereka untuk memiliki daya adaptasi yang baik, disamping harus memiliki komitmen moral yang baik, mau hidup berdampingan dengan baik dalam masyarakat yang multikultur, multireligi, dan multi etnis.
Menghadapi tuntutan tersebut diatas, Fakultas Teknik -
Universitas Islam Jakarta (FT UID) menyedari bahwa peran dan fungsi yang tepat
dari pendidikan adalah membangkitkan potensi peserta didik untuk menjadi
kritis, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi disamping memberikan ketrampilan
teknis untuk bekerja. Kemampuan ini diperlukan untuk menjadi anggota masyarakat
sosio budaya yang mampu berpikir reflektif dan kritis dan menjunjung tinggi
nilai-nilai etika dan prinsip-prinsip demokrasi. Dalam hal ini pendidikan juga
harus membekali peserta didiknya dengan kecakapan hidup baik kecakapan hidup
generic maupun spesifik.
Dengan berbagai tantangan yang timbul akibat perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi, globalisasi, krisis ekonomi, desentralisasi,
dan masuknya perguruan tinggi asing, sudah saatnya perlu dilakukan reformasi
dalam bidang pendidikan. Reformasi tersebut harus merubah paradigma pengelolaan
pendidikan dari sekedar manajemen sosial. Tujuan utamanya adalah menghasilkan
pelanggan (dosen dan orangtua dosen serta para stakeholders lainnya) puas dan
setia terus menggunakan jasa pendidikan. Oleh karena itu memberikan mutu
pelayanan bidang akademis yang tinggi dan pelayanan non akademis yang prima
adalah keharusan untuk kesuksesan pada suatu institusi pendidikan.
Sebagai sebuah industri jasa, kepuasan pelanggan
merupakan indikator keberhasilan institusi pendidikan dalam menjalankan
fungsinya. Disamping itu, kepuasan pelanggan merupakan faktor esensial dalam
penerapan Total Quality Manajemen (TQM). Karena itu, lembaga pendidikan tinggi
harus mengidentifikasi para pelanggan dan kebutuhannya secara cermat serta
berusaha memuaskannya. Langkah pertama dalam menerapkan TQM adalah memandang
peserta didik/dosen sebagai pelanggan utama yang harus dilayani. Melalui
program pengembangan jasa secara berkelanjutan akan dapat disajikan dan
diberikan jasa pendidikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan sehingga akan
tercipta kepuasan pelanggan.
Sebagai bagian dari sistem pendidikan tinggi, FT UID
harus menghadapi berbagai tantangan baik perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
globalisasi maupun persaingan dengan lembaga pendidikan lainnya. Oleh karena
itu pembenahan manajemen, orientasi pelanggan, dan penerapan manajemen mutu
merupakan tuntutan untuk mampu tetap bertahan dan mampu bersaing di masa depan.
Salah satu langkah penting yang harus dilakukan untuk mulai melakukan perubahan
itu adalah mengetahui dan menganalisis kepuasan dosen terhadap layanan akademik
maupun non akademik selama ini. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi
upaya-upaya perbaikan yang harus dilakukan oleh manajemen FT UID secara
berkelanjutan. Oleh karena itu penelitian tentang kepuasasn dosen sangat
penting untuk dilakukan.
Secara umum, survei ini bertujuan untuk mendapatkan
pemahaman mengenai kepuasan dosen terhadap layanan akademik dan non akademik di
FT UID. Secara khusus, tujuan survei ini dirumuskan sebagai berikut. Mengukur
dan menganalisis tingkat kepentingan item-item layanan FT UID, Mengukur dan
menganalisis capaian kinerja item-item layanan FT UID, Mengidentifikasi dan menganalisis
item-item layanan yang secara dominan mempengaruhi kepuasan dosen FT UID, dan
Mengidentifikasi dan menganalisis item-item layanan yang perlu mendapat
prioritas untuk perbaikan kinerja manajemen FT UID. Survei kepuasan dosen ini
dilakukan untuk menilai capaian kinerja manajemen dalam memberikan layanan
akademik maupun non-akademik kepada dosen berdasarkan lima dimensi: yaitu
dimensi tangibel, keandalan, jaminan, responsibilitas, dan empati.
Baca dan download
Laporan survei kepuasan dosen2021
Laporan survei kepuasan dosen2022
Laporan survei kepuasan dosen2023
Laporan survei kepuasan dosen
2024